Pada tahun 1974, kawasan Bintaro yang dahulu dikenal dengan nama Kampung Cempaka Putih masih benar-benar bernuansa pedesaan. Lingkungannya asri dan hijau, dengan jalan setapak yang sederhana. Di sisi kanan dan kiri jalan, hamparan sawah masih terbentang luas, mencerminkan kehidupan kampung yang tenang dan bersahaja.

Perubahan mulai terasa pada tahun 1982, ketika datang seseorang bernama Bapak Drs. H. Maskup Ustianto membeli sebidang tanah di wilayah yang sebelumnya dimiliki oleh tokoh masyarakat Betawi, H. Alih. Pembelian tanah tersebut dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus dalam jumlah yang luas.

Berkat jasa dan kepedulian Bapak H. Maskup Ustianto terhadap lingkungan sekitar, Jalan Perdagangan yang sebelumnya hanya cukup dilalui oleh satu mobil akhirnya dapat diperlebar. Upaya tersebut tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui musyawarah dengan mengumpulkan para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat, sehingga tercapai kesepakatan bersama demi kepentingan warga.

Pada tahun 1985, Bapak H. Maskup Ustianto kembali menunjukkan perhatiannya terhadap dunia pendidikan dengan mendirikan SMP dan SMA Kosgoro. Sekolah ini menjadi harapan bagi banyak keluarga, karena sebagian besar siswa yang bersekolah di sana berasal dari kalangan warga yang kurang mampu.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1988, bersama para tokoh masyarakat, beliau mendirikan Yayasan Pendidikan Islam Cempaka Putih sebagai payung hukum bagi SMP dan SMA tersebut, nama SMP dan SMA Kosgoro resmi berubah menjadi SMP dan SMA YPI.

Pada tahun 1990 Drs. H. Amad Tarmizi, M.Pd sebagai ketua umum Karang Taruna Kelurahan Bintaro dan FKKT Kecamatan Pesanggrahan dipercaya sebagai pengurus Yayasan Pendidikan Islam Cempaka Putih. 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap permasalahan sosial, pada tahun 1992 keluarga Bapak H. Maskup Ustianto mendirikan Non Panti Sosial Asuhan Anak “Cempaka Wangi.

Hingga kini, Yayasan Pendidikan Islam Cempaka Putih maupun Yayasan Cempaka Wangi, yang merupakan hasil jerih payah, usaha, dan perjuangan Bapak H. Maskup Ustianto, masih tetap berdiri dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.